Haduhhh, Mark Zuckerberg Dikabarkan Akan PHK 12 Ribu Karyawan Meta

Ceo Meta Mark Zuckerberg (Foto Meta inc.)

ASAPENA– Meta, perusahaan yang dipimpin Mark Zuckerberg, dikabarkan punya rencana untuk melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) para karyawannya.

Tak tanggung-tanggung, dalam laporan Meta, disebut jumlah karyawan yang akan kena PHK jumlahnya mencapai 12 ribu orang.

Seperti diketahui, Meta sudah menjadi salah satu perusahaan teknologi terkaya di dunia saat ini. Meta juga menjadi perusahaan yang terbesar di bidang teknologi. Lalu, apa yang menjadi penyebab munculnya kabar rencana PHK oleh Meta ?

Sebagaimana dikutip dari sumber di Gizchina, Jumat (14/10), rencana PHK itu karena performa bisnis dan juga kinerja Meta yang tengah lesu. Meta sendiri ialah pionir dalam gagasan yang mereka sebut dengan Metaverse.

Meta menanam investasi yang sangat besar untuk meewujudkan Metaverse. Seperti diketahui, Metaverse ialah alam maya yang digadang-gadang bisa mengubah ekosistem digital. Nah, sampai sekarang, investasi yang dilakukan Meta untuk Metaverse belum juga berbuah keuntungan apapun.

Baca Juga:  Gandeng Pelaku Internet Marketer, Pemerintah Berupaya Kembangkan UMKM Go Digital

Apalagi, hal itu ditambah dengan kondisi bisnis teknologi yang saat ini bisa dibilang dalam kondisi yang buruk. Tak ayal, itu semua membuat Meta harus menyusun banyak rencana agar bisnis mereka bisa terus berjalan. Salah satunya dengan kabar melakukan PHK massal itu.

Dalam laporan di Gizchina itu pula disebutkan tentu ada perubahan rencana bisnis Meta imbas dari pemangkasan jumlah karyawannya. 12 ribu karyawan itu setara dengan 15 persen total karyawan Meta.

Dalam Q&A mingguan pekan lalu, CEO Meta, Mark Zuckerberg sempat mengungkapkan adanya rencana perekrutan perusahaan. Mark mengatakan, Meta berinisiasi melakukan pembekuan perekrutan yang telah dilakukan sejak Mei lalu.

Nah informasinya ialah, “Tepat sebelum pertemuan, para eksekutif mengusulkan kepada dewan, mereka harus memilih setidaknya 15 persen orang yang ditandai sebagai ‘membutuhkan dukungan’ selama proses peninjauan internal,” kata seorang karyawan yang merupakan sumber anonim ihwal rencana PHK massal di Meta.

Baca Juga:  Jangan Terlewat! Berikut Tenggat Penggantian Kartu ATM ke Sistem Chip Bank-bank di Indonesia

Informas itu juga ternyata dibahas dalam sebuah posting di forum anonim “Blind” pada pekan lalu oleh seorang karyawan Meta. “15 persen ini kemungkinan akan dimasukkan ke dalam rencana peningkatan kinerja (PIP) dan kemudian dipecat,” tulisnya saat itu.

Tak ayal, kabar lewat postingan itu lantas memancing ratusan komentar dari karyawan Meta lainnya. Dalam proses evaluasi karyawan Meta, seseorang yang ditandai sebagai ‘Memerlukan Dukungan’ berarti mereka telah gagal memenuhi target kinerja.

Karyawan menjadi sangat khawatir jika mereka mendapat label ‘Memerlukan Dukungan’. Ini karena mereka melihat status ini sebagai tanda awal dari hilangnya pekerjaan mereka.

Pada Juli 2022 lalu, Kepala Teknik Meta, Maher Saba mengatakan, para manajer perlu mengidentifikasi semua karyawan di tim mereka yang termasuk dalam kategori ‘Memerlukan Dukungan’. (nia)

Baca Juga:  Indonesia Targetkan Satu Juta UMKM dan 1.000 Pasar Rakyat Digital
Previous Article

IIBF Banyumas: Ini Enam Kesalahan dalam Bisnis

Next Article

Ini Loh, Investasi yang Pas untuk Pemula

Related Posts