Bergabungnya Empat Jagoan Godzilla, Ultraman, Kamen Rider, dan Evangelion di SJHU

ASAPENA – Sepak terjang Marvel Studios menguasai bioskop dunia setelah sukses besar menyatukan Iron Man, Spider-Man, Captain America, dan jagoan-jagoan andalan lain mereka dalam satu cinematic universe alias jagat sinematik rupanya menjadi tren baru dunia film.

Jepang, yang juga dikenal dunia sebagai penghasil pahlawan-pahlawan super nan ikonik, tidak mau ketinggalan.

Dikutip dari IGN, empat studio raksasa Jepang yakni Toho Studio, Tsuburaya Productions, Studio Khara, dan Toei dikabarkan sudah bergerak membuat rangkaian film dengan konsep serupa.

Project ini diberi nama Shin Japanese Heroes Universe (SJHU).

Empat tokoh yang sudah dipastikan meramaikan SJHU adalah Godzilla, Ultraman, Evangelion, dan Kamen Rider.

Bagi mereka yang sudah cukup fasih dengan berbagai genre film superhero Jepang maupun yang awam, nama-nama di atas sepertinya boleh dibilang tidak asing lagi.

Sesuai dengan namanya, jagat sinematik ini nantinya akan memuat para superhero Jepang yang sudah puluhan tahun malang melintang di layar kaca maupun layar lebar.

Sementara, kata ‘Shin‘ yang dalam bahasa Jepang punya arti ‘Baru‘ adalah prefiks yang belakangan ini digunakan dalam versi reboot atau reborn dari film-film superhero di atas, seperti Shin Godzilla (2016), dan Shin Ultraman (belum tayang, Red).

Belum diketahui secara pasti kapan film yang diklaim berskala besar ini akan tayang, namun dikutip dari Anime News Network, pihak-pihak yang terlibat sudah mulai menyiapkan merchandise, event promosi, dan hal-hal lainnya terkait SJHU.

Keseriusan project ini juga ditunjukkan dengan meluncurkan situs resmi SJHU. Tak cuma itu, ilustrator Mahiro Maeda juga sudah merilis gambar konsep dasar jagat sinematik ini. Dalam ilustrasinya, ia menggambarkan keempat tokoh yang disebut di atas berpose bersama.

Detail tentang SJHU secara berkala akan terus dilaporkan sepanjang 2022 ini. (*)

Previous Article

Yoga Arizona Bocorkan Hacks Bikin Konten Kekinian dengan Smartphone Sejutaan

Next Article

Investor Asing Ramai-ramai Borong Saham di Indonesia, Ada Apa?

Related Posts