Bebek Goreng Kaldu Khas Surabaya – Gurihnya Masuk, Pedasnya Bisa Nampol

ASAPENA – Kuliner bebek di Purwokerto begitu banyak jumlahnya. Kalaupun bersedia menghitung untuk tahu pasti angkanya, butuh usaha ekstra plus kecermatan.

Dari yang banyak itulah, rasa Bebek Goreng Kaldu Khas Surabaya menjadi salah satu yang mudah diingat. Tentu karena rasa enak dan sedapnya.

Tridianto, pengusaha kuliner yang membawa Bebek Goreng Kaldu Khas Surabaya ke Purwokerto. Dia juga membuka kuliner ini di Kroya. “Banyak yang ketagihan dengan rasanya,” kata dia yang dekat dengan Anas Urbaningrum itu. Anas yang mantan Ketum Partai Demokrat.

Soal rasa yang nagih, Tridianto terbukti tak hanya asal ‘ngecap’. Saat dicoba, Bebek Goreng Kaldu Khas Surabaya memang juara rasanya. Beda dengan rasa kuliner bebek lainnya. Garing diluar dan empuk didalam. Rempahnya mantap. Lemak bebeknya juga begitu gurih. Di lidah rasanya tertinggal lama. “Resepnya saya diberi oleh teman,” kata dia.

Sedikit buka rahasia, Tridianto mengatakan, bebek olahannya itu diproses dengan rempah nusantara. Bumbu tradisional itu menghasilkan keempukan. Sudah begitu, daging bebeknya juga dimasak dengan kaldu spesial. Aduuhh, gurihya pantas saja berlipat lipat.

Bebek goreng ala Tridianto itu sudah enak disantap apa adanya. Tapi, bagi yang ingin tambah nikmat dan berkeringat, Tridianto juga menyediakan sambal. Ada dua macam sambal, yaitu bawang dan tomat. Pedasnya nampol-nampol sedap.

“Dimakan dengan sambal, saya janji tambah goyang rasanya,” ujar Tridianto.

Untuk urusan harga, ternyata cukup bersahabat dengan dompet. Satu porsinya Rp 25 ribu, itu terdiri dari nasi, bebek, minuman atau teh botol. Ukuran ebeknya bukan kaleng-kaleng. Besar dan banyak dagingnya.

Usaha Bebek Goreng Kaldu Khas Surabaya milik Tridianto itu ada di jalan Gelora Indah dekat kawasan GOR Satria Purwokerto. Silakan yang mau mencoba. Ini Kane…. (nia)

Related Posts