Usaha Tahu Crispy, Usaha Modal Kecil dengan Keuntungan Menjanjikan

ASAPENA – Usaha Tahu Crispy, usaha modal kecil dengan keuntungan menjanjikan. Membuka usaha tahu crispy bisa jadi alternatif yang patut dipertimbangkan apabila ingin memulai usaha dengan modal kecil. Karena seperti yang sudah diketahui, bahan dasar pembuatan tahu crispy ini sendiri bukanlah termasuk dalam komoditi yang mahal.

Dari berbagai macam jenis olahan tahu, tahu crispy merupakan salah satu produk yang bisa dibilang masuk jajaran terfavorit. Selain rasanya yang gurih, tahu crispy, sesuai dengan namanya, disajikan renyah. Salah satu tipikal jajanan yang sangat disukai oleh orang Indonesia. Sangat cocok dijadikan kudapan hingga pendamping menu makan besar.

Tak heran meski hanya jajanan sederhana, tahu crispy sangat laris dikalangan anak-anak hingga orang tua sekalipun. Dengan demikian, produk ini memiliki pasar yang sangat luas dan bervariatif.

Namun sebelum mulai menjalankan usaha tahu crispy, ada baiknya mengetahui seperti apa analisa usaha tahu crispy. Mulai dari Kelebihan, Kekurangan, Peluang, hingga Ancaman. Sehingga bisa menentukan strategi yang tepat dalam menjalankan usaha tahu crispy .

Baca Juga:  Menuai Keuntungan dari Usaha Roti Bakar, Begini Perhitungan dan Strateginya

Analisa Usaha Tahu Crispy:

Kelebihan Tahu Crispy:
– Modal Terjangkau
– Rasanya yang renyah dan gurih disukai banyak orang
– Proses pembuatan mudah
– Murah namun tetap menguntungkan

Kelemahan Tahu Crispy
– Bahan baku tidak awet
– Produk tidak tahan lama
– Mudah mlempem
– Variasi produk terbatas

Peluang Tahu Crispy:
– Disukai oleh masyarakat luas
– Dapat disesuaikan pada berbagai kebutuhan
– Lokasi usaha yang fleksibel

Ancaman Tahu Crispy:
– Konsumen mudah bosan
– Persaingan ketat
– Harga bahan yang bisa berubah sewaktu-waktu

Setelah mengetahui analisa usaha tahu crispy, maka bisa dilakukan persiapan untuk menjawab peluang dan tantangannya.

Langkah selanjutnya yang paling penting dalam mendirikan sebuah usaha adalah melakukan perhitungan usaha berdasarkan kebutuhan pembuatan usaha tahu crispy.

Seperti disinggung sebelumnya, usaha tahu crispy tidak membutuhkan modal yang terlalu besar. Bahkan untuk menjalankan usaha, ini bisa disesuaikan dengan budget yang ada. Namun berapapun nominalnya, modal tetap harus dipersiapkan dan diperhitungkan dengan matang. Dengan demikian kita dapat memiliki perhitungan keuntungan yang akurat.

Baca Juga:  SPEKTRA FAIR Beri Kejutan Promo Menarik di 50 Kota Besar, Termasuk Purwokerto

Adapun Modal yang diperlukan untuk membuat sebuah usaha tahu crispy adalah sebagai berikut:

Investasi Awal Usaha Tahu Crispy

Gerobak: Rp2.000.000
Kompor: Rp200.000
Tabung gas 2x @Rp150.000: Rp300.000
Penggorengan besar: Rp150.000
Peralatan lainnya: Rp200.000
Total Investasi Awal: Rp2.850.000

Nilai total investasi awal tersebut masih bisa disesuaikan lagi tergantung dengan harga komoditi dan jenis yang akan digunakan. Dari angka yang didapat, masih bisa lebih ditekan atau justru lebih besar. Semuanya tergantung pertimbangan seperti apa usaha tahu crispy ini akan di,ulai.

Biaya Operasional Harian Per Bulan

Tahu Sumedang mentah 5 papan @Rp 25.000: Rp125.000
Minyak goreng 3 liter @ Rp 15.000: Rp45.000
Gas 1 tabung / hari: Rp20.000
Kemasan dus/kertas + plastik: Rp15.000
Bumbu Tabur Aneka Rasa: Rp10.000
Bahan lain-lain: Rp10.000
Total operasional harian: Rp225.000

Total Per Bulan = Harian x 30 = Rp6.750.000

Jumlah tahu crispy yang diproduksi tentunya harus disesuaikan dengan tingkat keramaian pengunjung yang membeli. Perhitungan diatas merupakan sample yang bisa digunakan apabila penjualan bisa menyentuh 80 porsi per harinya.

Baca Juga:  Berikut Tujuh Aplikasi Kasir yang Bisa Digunakan Gratis dan Bisa Diakses Melalui Handphone

Perhitungan Untung Rugi Usaha Tahu Crispy

Umumnya satu porsi tahu crispy bisa dijual seharga Rp5.000. Berdasarkan harga jual tersebut, maka kita dapat mengasumsikan berapa keuntungan yang kita dapat per bulannya.

Pendapatan bulanan
80 porsi x Rp 5.000 x 30 hari: Rp12.000.000

Keuntungan Bulanan

Biaya Operasional Bulanan: Rp6.750.000
Sewa Tempat: Rp300.000
Total Pengeluaran: Rp7.050.000

Pendapatan Bulanan – Operasional Bulanan = Keuntungan Bulanan
Rp12.000.000 – Rp7.050.000 = Rp4.950.000

Untuk biaya sewa tempat nilainya sangat fleksibel. Perhitungannya bisa disesesuaikan dengan biaya sewa tempat yang disepakati. Namun apabila tidak memerlukan sewa tempat, maka keuntungan bisa dihitung berdasarkan Biaya Operasional dam Hasil Penjualan. Dengan demikian keuntungan yang didapat akan lebih besar lagi.

Berdasarkan perhitungan tersebut, maka usaha tahu crispy ini bisa dibilang memiliki potensi keuntungan yang sangat besar. Hal ini terlihat dari keuntungan yang didapatkan bisa mencapai 70% dari biaya operasional bulanan. Dengan demikian, kemungkinan untuk investasi kembali ke usaha tahu crispy yang anda jalankan agar lebih berkembang lagi sangatlah memungkinkan. (*)

Previous Article

Lima Model Bisnis Modal 1 Juta untuk Menghasilkan Cuan

Next Article

Cara Erna Husein Bahagiakan Lansia, Ajak Wisata Kota Purwokerto

Related Posts